Catatan Perjalanan: Camping di Pulau Perak


Sejak kemping di Ranu Kumbolo, kemudian dilanjut kemping di Gunung Salak bulan November 2013 silam, saya sudah tidak pernah lagi bertenda. Disibukkan dengan rutinitas harian di kota yang membosankan. Yang dihadapi setiap hari ya itu itu saja, macet. Kali ini bahkan ditambah banjir. Awal tahun baru 2014, saya sudah menyusun jadwal trip bersama Highland Adventure Indonesia. Trip pertama sebenarnya ke Teluk Kiluan, namun saya tidak ikut karena satu dan lain hal. Trip kedua, saya harus ikut. Kenapa?? Karena kita akan kemping, kali ini bukan di gunung, melainkan di pinggir pantai!

Yup, Highland Adventure Indonesia alias HAI bikin trip kemping di Pulau Perak, Kepulauan Seribu. Sudah satu minggu cuaca Jakarta terang benderang, padahal udah dua bulanan ini kita harap-harap cemas karena hujan mulai membanjiri kota. Dan kita berdoa pada hari keberangkatan nanti matahari tetap bersahabat dengan kita. Paling tidak sampai kita kelar kemping lah..hehe, egois sekalih. Et ternyata sodara-sodara, saya start dari rumah pukul 04.00 wib dan sejam kemudian hujan yang cukup deras turun. Hikhik, mulai cemberut dan membayangkan batalnya kemping. Tapi karena tekat saya cukup bulat untuk trip kali ini, saya pun tetap melanjutkan perjalanan.

Jemput-menjemput pun dimulai. Seperti biasa memang, saya ini jemputannya teman-teman yang mau ikut trip, total semua 14 orang. Yang 2 orang naik kereta, ketemu langsung di Muara Angke, sisanya dibagi dua mobil.

Hujan deras membuat kita semua cuma diam aja, belum memutuskan terus nyebrang atau balik kanan. Mobil terus saja melaju menuju Muara Angke, pake acara salah belok pula. Alhamdulillah, sampai di Muara Angke, volume si hujan terus mengecil, membuat senyum kita makin mengembang. Tapi ternyata peserta yang datang hanya 7 orang. Yang lain mengurungkan niatnya jalan karena khawatir hujan gak berenti. Jadilah hanya 7 orang yang melanjutkan perjalanan.

Kapal sudah menunggu, Miles namanya, kapal ini satu-satunya kapal menuju dermaga Pulau Harapan, dengan jadwal jalan hanya 1x sehari. Kami pun langsung menaiki kapal, menempati ruang bawah supaya bisa tidur. Maklum saja karena perjalanan menuju Pulau Harapan kurang lebih masih 3 jam. Pukul 08.00 kapal pun berangkat, buat yang baru naik kapal tentu aja duduk di atas dek. Hehe, maklum masih norak. Gerimis dan mendung mengiringi perjalanan kami. Angin laut yang kencang membuat saya gak lepas dari si jaket biru. Ombak cukup besar membuat kapal beberapa kali terhempas dengan kencang, kami pun berteriak-teriak seolah sedang bermain wahana Kora-kora di Dufan.

Imagefoto gedung dari dermaga Muara Angke, (seolah-olah) Hongkong

Akhirnya, kami sampai di Dermaga Pulau Harapan, disambut oleh kawan disana yang sudah menyiapkan makan  siang untuk perut-perut lapar kami. Selesai makan kami lanjut berlayar menggunakan kapal kecil menuju Pulau Perak. Namun, kami singgah dulu di Pulau Bulat untuk melaksanakan sholat zuhur.

Image  dermaga Pulau Harapan

Image

ImagePulau Bulat

Selesai sholat kami pun langsung menuju Pulau Perak, pulau kecil dengan airnya yang beniiiing sekali bahkan tanpa perlu snorkling pun, ikan-ikan sudah terlihat berenang dari atas dermaga.

Image

Image

Disini kami tidak langsung snorkling, melainkan membangun tenda dulu. Alhamdulillah matahari bersahabat sekali. Siang itu pun menjadi panas kembali, mendung menghilang, dan senyum kami semakin terkembang. Yihaa!! Empat tenda pun selesai didirikan, perut kenyang, siap snorkling. Kami kembali menaiki kapal dan menuju pulau-pulau di sekitar Pulau Perak. Pulau pertama yaitu Pulau Dolphin, gak tau kenapa namanya pulau Dolphin, lupa nanya juga kita. Secara udah gak sabar mau nyebur kan..

ImageImageImageImage

ImagePulau kedua lupa juga namanya, udah langsung nyebur aja kita.

ImageTerakhir kami mampir di Pulau Gosong, sebenarnya bukan pulau, cuma gundukan pasir putih di tengah laut. Kalau laut pasang, pasti ilang ini pulau. Disini tempat yang sangat cocok untuk menunggu sunset. Sayangnya, matahari tertutup awan jadi kita gak dapet view sunsetnya. Foto-foto aja jadinya, pake gaya wajib kalo di pantai, loncat!!

Image  Image  ImageImage

Jam sudah menunjukkan pukul 18.00 kami pun segera menaiki kapal untuk kembali ke Pulau Perak. Bersiap untuk BBQ nanti malam. Pengalaman kemping yang nikmat sekali buat saya. Lain kali pasti kesini lagi.

Imagepose dulu ah =)

Iklan

5 thoughts on “Catatan Perjalanan: Camping di Pulau Perak

  1. isal berkata:

    misi ka, mau nanya nanya nih, kondisi MCKnya di pulau perak gimana ya ???
    ada birokrasi ini itu gak kalo mau camping di pulau perak?thx ka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s